Agostini Bilangan Marquez Bodoh Dan Rossi Kerja Di Bank Saja Kalo Takut Balapan Di kecepatan 300km/jam!

Apipotoblog.com – Bro,masih anget Marquez dan Rossi terlibat insiden kontroversial  saat MotoGP Argentina. Keduanya bersenggolan di Tikungan 13 pada lima lap terakhir. . Yang menyebabkankan Rossi terjatuh, meskipun begitu marquez langsung dijatuhi penalti 30 detik…  Dan apes nya Rossi tetap finish di urutan 18 di belakang marquez. 

Usai balapan, Rossi tak sungkan meluapkan kemarahannya terhadap rivalnya tersebut. Tak tanggung-tanggung, ia menuduh Marquez sengaja menyenggolnya dan menghancurkan MotoGP dengan gaya balapnya yang agresif…  
Lengkap nya disini Sob : Rossi Bilang Marquez Pembalap Yang Bermain Dengan kotor..!

Berbicara kepada Radio 24, Agostini menilai, Marquez tidak pantas mendapatkan penalti lebih lanjut atas insiden Termas, dan bahwa Rossi pernah bersalah atas tindakan serupa dalam kariernya…  Bahkan Rossi pernah menendang pembalap Jepang saat balapan saat kelas kelas 250cc..  

“Itu bodoh, aku katakan itu sebagai teman. Dia dengan mudah nyalip semua pembalap, dia bisa saja menunggu waktu yang tepat untuk menyalip. Sedang kemarin sepertinya Marc berpikir ada ruang dan ternyata tidak berhasil.  Namun memang dengan ketegangan yang ada, sulit untuk berpikir jernih seperti kamu duduk dibelakang meja. Aku tidak membelanya, tapi situasinya demikian…” ujar Ago.. 

Dan Valentino  bilang kini ia takut. Jika ia takut, cari pekerjaan lain, kerja saja di bank. Ia sudah sering melaju 300 km/jam dan kini ia malah bilang takut. Saya tak paham soal ini. Ia agak melebih-lebihkan situasi. Saat ini ia mungkin sedang sangat ‘panas’, tapi saya yakin dan berharap pada akhirnya masalah ini bisa dilupakan,” ujar Ago.

“Itu tidak benar, seperti kata Rossi, bahwa Marquez sengaja menyenggolnya. [Tepat setelah balapan] mereka semua sedikit gugup dan mereka melebih-lebihkannya.”

“Jika kita mendiskualifikasi pembalap setiap waktu, maka kita tidak akan balapan [satu sama lain] lagi. Ini berlaku untuk semua orang. Menurut saya, itu adalah [Andrea] Iannone yang menyenggol [Andrea] Dovizioso dua tahun lalu. Dia kemudian dihukum [penalti tiga grid]. Namun jika cara ini diterapkan, maka tidak ada yang balapan lagi.
“Apa yang terjadi antara Marquez dan Rossi [juga] telah terjadi pada semua pembalap. Itu terjadi pada saya, itu terjadi pada Rossi, dan bahkan itu terjadi pada [Johann] Zarco yang membuat [Dani] Pedrosa kecelakaan di tikungan 13 yang sama. 

Ditanya tentang upaya permintaan maaf Marquez kepada Rossi segera usai balapan, Agostini mengatakan, pembalap Honda itu seharusnya menunggu lebih lama.
“Ini adalah saat-saat sulit, setelah menyelesaikan balapan, ketika adrenalin masih 100%. Mungkin lebih baik menunggu 20 menit lagi, ketika lebih tenang,” ucapnya.
“Tetapi jika dia tidak mendatangi [garasi Rossi], semua orang pasti akan mengkritiknya.”
Agostini juga berpendapat bahwa tak benar kalau Marquez ingin dengan sengaja menjatuhkan para rivalnya di trek hanya demi ingin menyalip di depan.

Ago adalah pemegang rekor juara dunia GP 500cc terbanyak 8 kali, yaitu pada tahun 1966, 1967, 1968, 1969, 1970, 1971, 1972 dengan motor Italia, MV Agusta dan terakhir tahun 1975 dengan mengendarai motor Yamaha. Total ia memenangi 122 seri Grandprix dan 15 gelar juara dunia di semua kelas dan 7 kejuaraan lain. 

Be the first to comment

Silahkan Di Komentari Sob

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.