E-Tilang Di Uji Coba Di Jakarta Pengawasan Pake CCTV Canggih.. Catat Lokasinya Sob..!

Apipotoblog.com – Bro, sekarang udah gak bisa lagi ngumpet atau nyentuh garis putih di saat berhenti di lampu merah.. Apalagi sampe lewat batas.. Bulan depan pak Polisi memastikan akan menggunakan peralatan canggih terbaru dengan teknologi modern pake kamera Sob.. Nah, Karena itu, dijamin e-Tilang tidak salah sasaran…! Mekanisme yang berlaku dijamin tidak meleset hingga salah tangkap.

Kepolisian segera menerapkan tilang elektronik untuk wilayah Jakarta. Setelah menunda beberapa kali, uji coba e-Tilang ini akan diberlakukan bulan depan alias Oktober 2018. Uji coba akan dilakukan di sejumlah titik jalan protokol di Ibukota Negara ini.

Untuk tahap pertama dalam ujicoba ini, kamera CCTV akan ditempatkan di Jalan Jenderal Sudirman dan dan Jalan MH Thamrin, Jakarta. Dalam bekerja, CCTV high definition akan merekam data pelanggaran. Antara lain, wajah pengemudi, nopol dan ciri ciri fisik kendaraan. Dari sini, data akan dikirim ke pusat monitoring.

Proses penilangan Sistem CCTV

Proses selanjutnya, polisi mengirim surat bukti pelanggaran elektronik ke pemilik kendaraan disertai foto pelanggaran. Polisi bisa juga mendatangi rumah sesuai data kepemilikan kendaraan yang terekam melakukan pelanggaran.

Pelanggar wajib membayar denda dengan cara transfer ke virtual account tertera di bank BRI. Jika dalam 2 minggu tak ada pembayaran denda, STNK otomatis terblokir. Sementara itu untuk denda maksimal adalah Rp500.000.

Untuk sementara e-Tilang ini baru bisa menjangkau kendaraan berplat nomor B. karena data belum terintegrasi secara nasional.

Palanggaran lalu lintas yang terjerat dalam model tilang terbaru ini antara lain, melanggar marka dan rambu, melanggar batas kecepatan, melanggar jalur khusus bagi kendaraan tertentu, kelebihan daya angkut dan dimensi, menerobos lampu merah, melawan arus, mengemudi tanpa kendali, tidak menggunakan sabuk keselamatan, mengemudi sambil menggunakan ponsel.

Polisi mengungkapkan, saat ini jumlah kendaraan di Jakarta cukup tinggi, sebanyak 18 juta unit. Di antaranya, 4 juta unit kendaraan roda empat dan lebih serta 14 juta unit kendaraan roda 2 dan angkutan umum. Sementara kendaraan dari luar kota rata rata ada 10% perhari.

Dari e-Tilang ini kepolisian berharap agar pengguna jalan bisa berlaku lebih beradab. Masyarakat pun bisa lebih tertib dan patuh pada aturan. Di sisi lain penindakan bisa cepat dan bebas pungli. Selanjutnya petugas lalu lintas bisa dikurangi.

Sejumlah negara maju juga sudah menerapkan e-Tilang ini… Antara lain, Inggris, Amerika, Singapura dan Turki. Nah, kita berharap masyarakat bisa menerima aturan baru ini hingga bisa lebih berhati hati di jalan raya, tak melanggar aturan yang berlaku. Jika sudah begini, jalan raya yang ramah pun akan menjadi pemandangan indah di Ibukota Negara… gimana Sob? Siap gak nih..

Be the first to comment

Silahkan Di Komentari Sob

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.